Kamis, 30 Agustus 2012

Aplikasi Penjaminan Mutu Dalam Dunia Pendidikan


Dalam bidang pendidikan  langkah pembakuan mutu  juga merupakan langkah penting pertama. 
Sistem penjaminan mutu  model ISO 9000 bisa diterapkan di dalam dunia pendidikan. Menurut Sallis  di Negara-negara maju seperti Amerika Serikat dan Inggris, pemikiran untuk menerapkan mutu model ISo 9000 telah dilakukan.
            Dalam bidang pendidikan apabila  akan menerapkan  system penjaminan mutu model ISO 9000  maka perlu ditempuh langkah-langkah  sebagaimana sertifikasi dunia industry,  dengan  langkah penting pertama adalah pembakuan mutu, untuk kepentingan ini maka perlu ditetapkan terlebih dahulu apa yang menjadi focus penjamin mutu. Departemen for education and childrens service menyarankan agar penjamin mutu difokuskan  pada proses dan hasil pendidikan.

Selain itu Peter Cuttace menyarankan pula agar focus penjamin mutu dimunculkan dari jawaban terhadap pertanyaan pertanyaan sebagai berrikut:
1.        Bagaimana  tugas yang harus dilakukan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan,  yang dijalankan oleh sekolah-sekolah dal;am menentukan prioritas, yaitu tercapainya  hasil belajar siswa.
2.        Apa yang ingin dicapai sekolah berkaitan dengan  relevansi misi sekolah dengan kebutuhan masyarakat terhadap pendidikan? Dan apa  yang perlu dilakukan  oleh sekolah lama kurun waktu 3-4 tahun  dalam rangka memenuhi kebutuhan  masyarakat secara lebih baik.
3.        Keberhasilan apa yang telah dicapai oleh sekolah?  Bagaimana sekolah mengetahui nbahwa  keberhasilan yang telah dicapai  adalah sesuaibdengan apa yang telah direncanakan? Serta factor-faktor apa yang mempengaruhi keberhasilan sekolah?
4.        Bagaimana sekolah merespon tentang keberhasilan yang telah dicapainya?
Pada penjaminan mutu terdapat langkah-langkah yang satu sama lain saling berkaitan sebagaimana tergambar pada bagan dibawah ini:
























Langkah langkah penjaminan mutu:
( Diadopsi dari QA Handbook,2000)

Standar yang ditetapkan mis ISO 9000
 

5.                                                                 


Audit terhadap system pendidikan yang berlangsung

Hasil penilaian sesuai atau melibihi standar

Tidak

Identifikasi kebutuhan dalam upaya memenuhi standar

Pengembangan system dalam upaya mengatasi permasalahan

Rincian perlakuan disesuaikan  dengan system yang sedang berlangsung

  Ya

Pengkajian ulang kesesuaian  dengan system secara berkelanjutandengan
 

























Berdasarkan gambar diatas proses penjaminan mutu terdiri dari 7 langkah yaitu:
1.      Penetapan standar
2.      Pengujian/ audit mengenai system pendidikan  yang sedang berlangsung
3.      Penyimpulan tentang ada tidaknya  kesenjangan antara system yang ada dengan standar yang ditetapkan. Bila  tyerdapat kesenjangan  maka akan ditempuh langkah
4.      Identifikasi kebutuhan dalam upaya untuk  memenuhi standar,  selanjutnya dengan  pengembangan  sitem perbaikan dan memadukan system berbaikan  dengan suatu system  yang sedang berlangsung. Namun bila  tidak terdapat kesenjangan akan ditempuh  pengkajian ulang  kesuaian standar

Proses penjaminan mutu harus dilaksanakan atas dasar prinsip-prinsip berikut:
1.      Mutu bukan hanya menjadi tanggung jabab pimpinan  melainklan tanggung jawab semua orang dalam organisasi
2.      Melakukan kegiatan yang benar pada tahapan pertama berarti mencegah  terjadinya kesalahan. Menunda pekerjaan  dapat berakibat fatal bagi seluruh proses manajemen.
3.      Keberhasilan  melaksanakan manajemen pada suatu proses  sangat ditentukan  oleh iklim organisasi, yaitu komunikasi  dan tim kerja yang kompak. Dengan berkomunikasi dan bekerja sama semua orang mengetahui  apa yang seharusnya dikerjakan, bagaimana mengerjakan, kapan  waktu yang tepat, dimana dan siapa setiap orang harus berhubungan

Contoh aplikasi penjaminan mutu dalam dunia pendidikan
Siklus Sistem Penjaminan Mutu(SPM)
1.        Tetapkan
2.        Dokumentasikan
3.        laksanakan
4.        Evaluasi
5.        Dokumen penyimpangan
6.        Perbaikan
7.        laporan

Sistem Kontrol Harian
Standar Quality Daily SMS Report
Murid
- Murid Terlambat, maks 0,15 % (T0,15)
- Kehadiran Murid Minimal 95% (HD 95)
-  Ibadah Murid Minimal 98% (IB98)
-  Sosial Murid Minimal 98% (S98)
- Mandiri Murid Minimal 90% (M90)
-  Mastery Learning Minimal 95% (ML95)
Guru
-       Indeks In- Disipliner Guru Maximal 1,5 (ID1,5)
-       Persiapan Mengajar Guru Minimal 90% (PM90

Proses Kerja I
GURU KE WALI KELAS
n   Sd 15:00 Menyerahkan Kartu ML
n   Murid Tidak ML, dituntaskan pada :
-          Jam Belajar Khusus dan jam remidi (Kelas 1 & Kelas 2)
-          Jam remidi (Kelas 3,4 dan 5)
-          nJam yang tidak esensi (Kelas 6)
n   Bentuk Remidi : Konsultasi/Terapi, Remidial teaching, Tambahan Khusus, Parent Call, Home Visit,
Proses kerja II
WALI KELAS Ke KOORD JENJANG
n    Sd 15:10 Menyerahkan Rekap Kartu ML, di masjid sebelum sholat
n    Kelas yang tidak mencapai ML (Ikuti SOP)
n    Bentuk Remidi : Konsultasi/Terapi, Remidial teaching, Tambahan Khusus, Parent Call, Home Visit (Sesuai SOP)

Proses Kerja III
KOORD JENJANG Ke WAKASEK
n    Sd 15:30 Menyerahkan Rekap Kartu ML, di ruang waka sek
n    Hasil rekapan dicatat dan disampaikan saat apel pagi oleh Koord Jenjang ke
Wali kelas
n    Kelas yang tidak mencapai ML (Ikuti SOP)
n    Bentuk Remidi : Konsultasi/Terapi, Remidial teaching, Tambahan Khusus, Parent Call, Home Visit (Sesuai SOP)
Proses kerja IV
WakaSek
n    Merekap kartu ML dari KJ, dan melaporkan ke Ka Sek pada 16:00
n    Menyampaikan hasil rekapan ke KJ pada apel sore pada 15:55
KaSek
n    Melaporkan QDR (Quality Daily Report) ke Lembaga sd jam 16:10
n    Lembaga ke yayasan jam 16:15
Pengukuran
*                  Kasek bertanggung jawab terhadap akurasi report
*                  Wakasek menilai akurasi sumber informasi KorJen
*                  Korjen menilai akurasi sumber informasi wali kelas dan guru
            Penanganan
*                  Jika terjadi ketidak sesuaian (NG) report maka report dikembalikan dan petugasnya hrs mengikuti pembinaan (sesuai SOP)
*                  Jika ada ketidak hadiran petugas report maka report dilakukan oleh atasan langsungnya
*                  Data ketidaksesuaian disimpan dan direkap oleh Wakasek untuk dijadikan Quality Record
*                  Untuk kelas A penyimpangan terbesar terjadi pada …….
*                  Untuk kelas A hal yang perlu ditingkatkan besaok adalah  ………

Selasa, 28 Agustus 2012

Tak ada mawar yang tidak berduri

Oleh : Abu Aisyah


Saya selalu berfikir bahwa ternyata segala sesuatu yang indah dan baik akan selalu dikelilingi oleh hal-hal yang buruk dan seringkali berbanding terbalik dengan indahnya sesuatu itu. Bunga mawar yang begitu indah selalu dikelilingi oleh duri-duri yang siap dengan ketajamannya. Demikian pula bunga Raflesia yang menjadi bunga terbesar di dunia ternyata menjadi benalu bagi induk semangnya. Pun demikian dengan Anggrek yang memesona semua orang adalah bunga yang sangat merugikan bagi pohon yang ditumpanginya ketika berad di alam aslinya.
Bagaimana dengan manusia? Dengan segala keshalihan dan kebaikannya setiap manusia memiliki black side (sisi hitam) dalam setiap pribadinya. Tidak ushalah mencari contoh pada diri orang lain, diri saya sendiri adalah contoh nyata dari itu semua. Bisa jadi semua orang melihat saya adalah manusia yang baik, shaleh dan memiliki pengetahuan agama yang banyak (ga’ narsis ya...). namun manusia memang hanya melihat dzahir atau sesuatu yang tampak saja. Ada banyak hal positif dan negatif dari hal ini, pertama jika semua orang mengetahui semua hal tentang orang lain bisa jadi ia akan muak melihat semua orang di sekitarnya. Sisi negatifnya adalah ketika orang lain tidak mengetahui sisi gelap seseorang maka bisa jadi ia akan memujanya dan menjadikannya sosok manusia sempurna tanpa dosa. Dari sisi ini muncul sikap mengkultuskan seseorang karena dianggap sempurna, bahkan sampai menuhankannya.
Kembali ke bunga mawar, fungsi duri bagi bunga mawar ternyata juga tidak selalu negatif, ada nilai positif bagi keberadaannya. Ada bayangkan seandainya tidak ada duri pada bunga mawar niscaya bunga tersebut akan dengan mudah dirusak oleh lingkungannya. Sementara sisi negatifnya adalah bahwa ternyata duri tersebut sering sekali menyakiti setiap orang yang mengagumi keindahannya.
Hikmahnya adalah bahwa segala sesuatu memang tidak ada yang sempurna, di balik keindahan dan keindahannya terletak begitu banyak kekurangan. Maka bagaimana kitra menyikapi kelebihan dan kekurangan seseorang itulah jalan terbaik yang harus kita seimbangkan, sehingga tidak mudah menyepelekan dan tidak pula mengaguminya secara berlebihan. Wallahu a’lam.       

Misteri Kehidupan


Oleh : Abu Aisyah


Life is Amazing, hidup ini memang benar-benar menakjubkan. Bagaimana tidak, laksana roda yang penuh misteri ia terus berputar tanpa satu orangpun mengetahui ke mana arah putaran tersebut. Bisa jadi putaran roda kehidupan itu sangat cepat sehingga merubah kehidupan seseorang secara spontan, atau roda itu berputar sangat lambat sehingga hingga bertahun-tahun seseorang selalu berada di bagian bawah kehidupan.  Perputaran roda kehidupan sesungguhnya adalah misteri kehidupan yang tidak ada satu orangpun yang mengetahuinya, hanya Ar-Rahman yang mengetahui semua misteri kehidupan ini, manusia hanya bisa beriman dan berusaha agar roda kehidupan itu bisa berputar kea rah yang dikehendakinya.
Masalah utama dalam hidup sesungguhnya bukanlah posisi kita dalam lingkaran roda kehidupan, justru sikap dan mental kita yang menjadikan hidup ini akan tetap menyenangkan di manapun posisi kita. Menikmati posisi dalam hidup adalah jawaban bagi siapa saja yang ingin menyibak misteri kehidupan. Jika selama ini kebahagiaan itu identik dengan posisi yang secara dzahir serba berlebihan, maka sudah selayaknya kita merubah persepsi ini. Kebahagiaan, kesenangan, dan kenikmatan kehidupan bukanlah monopoli orang-orang kaya yang secara materi memiliki kelebihan di mana posisi mereka berada di roda kehidupan bagian atas. Kebahagiaan hidup sangat ditentukan bagaimana cara kita memandang kehidupan ini.
Bisa jadi seseorang berlimpah harta bendanya namun ia tidak bahagia, ia memiliki istri yang cantik namun tidak bisa hidup tentram di sisinya, ia memiliki kendaraan mewah namun tidak bisa mengendarainya. Intinya adalah berapa banyak orang kaya yang tidak bisa menikmati kekayaannya tersebut. Saya masih ingat ucapan seorang teman “Saya dulu tidak bisa makan dengan lauk pauk yang enak-enak seperti sate karena saya tidak mampu membelinya setiap hari, Sekarang saya tidak bisa memakan makanan yang enak-enak tersebut bukan karena saya tidak mampu membelinya tapi karena penyakit yang saya derita”. Ucapan seperti ini sangat jelas menunjukan kepada kita bahwa ternyata banyak orang kaya yang tidak bisa meikmati kekayaannya.


Kalau begitu, bagaimana cara menyikapi kehidupan ini? Misteri kehidupan sejatinya dapat kita ketahui jika kita bisa menyikapi kehidupan ini dengan memahami apa tujuan hidup ini. Tujuan hidup manusia adalah beribadah kepada Allah ta’ala, menyembahNya, beriman denganNya dan mengamalkan seluruh syariatNya. Dalam konteks kehidupan maka kita harus yakin (iman) bahwa segala yang menimpa adalah yang terbaik untuk kita. Keadaan kita saat ini, itulah anugerah yang terbaik untuk kita. Takdir Allah ta’ala tidak pernah salah, rizkiNya tidak pernah tertukar dan kehidupan ini juga senantiasa di atas kehendakNya. Jika demikian kenapa kita harus gundah, bersedih hati, dan menganggap Allah ta’ala tidak adil? Untuk menggali misteri kehidupan ini kita harus kembali kepada aturan-aturan yang telah dibuat oleh Allah ta’ala kepada seluruh manusia, jangan terpesona dengan dunia apalagi sampai menjadikannya tujuan utama. Ia bukanlah sumber kebahagiaan sebenarnya, misteri kehidupan ini adalah bagaimana kita menyikapinya dengan ikhlas dan senantiasa yakin dengan qadarNya. Wallahu a’alam. 

Senin, 27 Agustus 2012

Jenis-Jenis Buku


Beberapa jenis buku yang ada saat ini :
1. Novel
Novel adalah sebuah karya fiksi prosa yang tertulis dan naratif; biasanya dalam bentuk cerita. Penulis novel disebut novelis. Kata novel berasal dari bahasa Italia novella yang berarti “sebuah kisah, sepotong berita”.
Novel lebih panjang (setidaknya 40.000 kata) dan lebih kompleks dari cerpen, dan tidak dibatasi keterbatasan struktural dan metrikal sandiwara atau sajak. Umumnya sebuah novel bercerita tentang tokoh-tokoh dan kelakuan mereka dalam kehidupan sehari-hari, dengan menitik beratkan pada sisi-sisi yang aneh dari naratif tersebut.
Novel dalam bahasa Indonesia dibedakan dari roman. Sebuah roman alur ceritanya lebih kompleks dan jumlah pemeran atau tokoh cerita juga lebih banyak.Majalah adalah penerbitan berkala yang berisi bermacam-macam artikel dalam subyek yang bervariasi.
2. Cergam
Arswendo Atmowiloto (1986) mengungkapkan bahwa cergam sama dengan komik, gambar yang dinarasikan, kisah ilustrasi, picto-fiksi dan lain-lain.
3. Komik
Komik adalah suatu bentuk seni yang menggunakan gambar-gambar tidak bergerak yang disusun sedemikian rupa sehingga membentuk jalinan cerita. Biasanya, komik dicetak di atas kertas dan dilengkapi dengan teks. Komik dapat diterbitkan dalam berbagai bentuk, mulai dari strip dalam koran, dimuat dalam majalah, hingga berbentuk buku tersendiri.
Terminologi;
Di tahun 1996, Will Eisner menerbitkan buku Graphic Storytelling, dimana ia mendefinisikan komik sebagai “tatanan gambar dan balon kata yang berurutan, dalam sebuah buku komik.” Sebelumnya, di tahun 1986, dalam buku Comics and Sequential Art, Eisner mendefinisikan eknis dan struktur komik sebagai sequential art, “susunan gambar dan kata-kata untuk menceritakan sesuatu atau mendramatisasi suatu ide”.
Dalam buku Understanding Comics (1993) Scott McCloud mendefinisikan seni sequential dan komik sebagai “juxtaposed pictorial and other images in deliberate sequence, intended to convey information and/or to produce an aesthetic response in the viewer”.
Para ahli masih belum sependapat mengenai definisi komik. sebagian diantaranya berpendapat bahwa bentuk cetaknya perlu ditekankan, yang lain lebih mementingkan kesinambungan image dan teks, dan sebagian lain lebih menekankan sifat kesinambungannya (sequential). Definisi komik sendiri sangat supel karena itu berkembanglah berbagai istilah baru seperti:
* Picture stories – Rodolphe Topffer (1845)
* Pictorial narratives – Frans Masereel and Lynd Ward (1930s)
* Picture novella – dengan nama samaran Drake Waller (1950s).
* Illustories – Charles Biro (1950s)
* Picto-fiction – Bill Gaine (1950s)
* Sequential art(graphic novel) – Will Eisner (1978)
* Nouvelle manga – Frederic Boilet (2001)
Untuk lingkup nusantara, terdapat sebutan tersendiri untuk komik seperti diungkapkan oleh pengamat budaya Arswendo Atmowiloto (1986) yaitu cerita bergambar atau disingkat menjadi cergam yang dicetuskan oleh seorang komikus Medan bernama Zam Nuldyn sekitar tahun 1970. Sementara itu Dr. Seno Gumira Ajidarma (2002), jurnalis dan pengamat komik, mengemukakan bahwa komikus Teguh Santosa dalam komik Mat Romeo (1971) mengiklankannya dengan kata-kata “disadjikan setjara filmis dan kolosal” yang sangat relevan dengan novel bergambar.
4. Ensiklopedi
Ensiklopedia atau ensiklopedi, adalah sejumlah buku yang berisi penjelasan mengenai setiap cabang ilmu pengetahuan yang tersusun menurut abjad atau menurut kategori secara singkat dan padat.
Etimologi
Kata “ensiklopedia” diambil dari bahasa Yunani; enkyklios paideia (ἐγκύκλιος παιδεία) yang berarti sebuah lingkaran atau pengajaran yang lengkap. Maksudnya ensiklopedia itu sebuah pendidikan paripurna yang mencakup semua lingkaran ilmu pengetahuan. Seringkali ensiklopedia dicampurbaurkan dengan kamus dan ensiklopedia-ensiklopedia awal memang berkembang dari kamus. Perbedaan utama antara kamus dan ensiklopedia ialah bahwa sebuah kamus hanya memberikan definisi setiap entri atau lemma dilihat dari sudut pandang linguistik atau hanya memberikan kata-kata sinonim saja, sedangkan sebuah ensiklopedia memberikan penjelasan secara lebih mendalam dari yang kita cari. Sebuah ensiklopedia mencoba menjelaskan setiap artikel sebagai sebuah fenomena. Atau lebih singkat: kamus adalah daftar kata-kata yang dijelaskan dengan kata-kata lainnya sedangkan sebuah ensiklopedia adalah sebuah daftar hal-hal yang kadang kala dilengkapi dengan gambar untuk lebih menjelaskan.
5. Nomik
Nomik adalah singkatan dari novel komik.
6. Antologi (kumpulan)
Secara harfiah antologi diturunkan dari kata bahasa Yunani yang berarti “karangan bunga” atau “kumpulan bunga”, adalah sebuah kumpulan dari karya-karya sastra. Awalnya, definisi ini hanya mencakup kumpulan puisi (termasuk syair dan pantun) yang dicetak dalam satu volume. Namun, antologi juga dapat berarti kumpulan karya sastra lain seperti cerita pendek, novelpendek, prosa, dan lain-lain. Dalam pengertian modern, kumpulan karya musik oleh seorang artis, kumpulan cerita yang ditayangkan dalam radio dan televisi juga tergolong antologi. KBBI mendefinisikan antologi sebagai kumpulan karya tulis pilihan dr seorang atau beberapa orang pengarang. Antologi dapat pula disebut bunga rampai.
7. Dongeng
Dongeng, merupakan suatu kisah yang di angkat dari pemikiran fiktif dan kisah nyata, menjadi suatu alur perjalanan hidup dengan pesan moral, yang mengandung makna hidup dan cara berinteraksi dengan mahluk lainnya. Dongeng juga merupakan dunia hayalan dan imajinasi, dari pemikiran seseorang yang kemudian di ceritakan secara turun-temurun dari generasi kegenerasi. Dalam satu buku, bisa terdiri atas satu atau lebih dongeng. Sekarang, banyak buku-buku dongeng yang merupakan saduran dan disesuaikan dengan kehidupan masa kini.
8. Biografi
Biografi adalah kisah atau keterangan tentang kehidupan seseorang. Sebuah biografi lebih kompleks daripada sekadar daftar tanggal lahir atau mati dan data-data pekerjaan seseorang, biografi juga bercerita tentang perasaan yang terlibat dalam mengalami kejadian-kejadian. Biografi yang ditulis sendiri oleh tokohnya dinamakan autobiografi.
9. Catatan harian (jurnal/diary)
Catatan harian adalah buku yang isinya berdasarkan catatan harian atau catatan harian itu sendiri, misalnya catatan harian Anne Frank. Buku yang dibuat berdasarkan catatan harian misalnya, Bersaksi di Tengah Badai karya Wiranto.
4. Novelet
Cerita tanggung, untuk dikatakan cerpen dia terlalu panjang, untuk dikatakan novel terlalu pendek. Jumlah halaman novelet diperkira berada di antara 40-50 halaman. Namun, batasan ini sangat relatif, tidak mutlak.
11. Fotografi
Fotografi berasal dari 2 kata yaitu photo yang berarti cahaya dan graph yang berarti tulisan atau lukisan. Dalam seni rupa, fotografi adalah proses melukis atau menulis dengan menggunakan media cahaya. Sebagai istilah umum, fotografi berarti proses atau metode untuk menghasilkan gambar atau foto dari suatu obyek dengan merekam pantulan cahaya yang mengenai obyek tersebut pada media yang peka cahaya. Alat paling populer untuk menangkap cahaya ini adalah kamera.
Karya-karya foto seseorang atau beberapa orang dapat saja dijadikan buku. Buku jenis ini akan lebih menarik jika disertai keterangan mengenai objeknya. Untuk kepentingan lain, buku fotografi ini bisa juga berisi penjelasan mengenai cara atau strategi untuk menghasilkan foto-foto seperti yang tercetak.
12. Karya ilmiah
Laporan penelitian, disertai, tesis, skripsi, dan sebagainya.
13. Tafsir
Tafsir adalah keterangan atau penjelasan tentang ayat-ayat Al-quran agar maksudnya lebih mudah dipahami. Tafsir harfiah berarati tafsir kata demi kata, tafsir mimpi adalah penggunaan ciri-ciri modern untuk menguraikan arti mimpi. Buku yang berisi materi tentang hal ini dinamakan buku tafsir.
14. Kamus
Kamus adalah buku acuan yg memuat kata dan ungkapan, biasanya disusun menurut abjad berikut keterangan tentang makna, pemakaian, atau terjemahannya. Kamus dapat pula diartikan sebagai buku yg memuat kumpulan istilah atau nama yang disusun menurut abjad beserta penjelasan tentang makna dan pemakaiannya (KBBI).
Wikipedia menguraikan kamus sebagai sejenis buku rujukan yang menerangkan makna kata-kata. Kamus berfungsi membantu seseorang mengenal kosakata baru. Selain menerangkan maksud kata, kamus juga mungkin mempunyai pedoman sebutan, asal-usul (etimologi) kata dan juga contoh penggunaannya. Untuk memperjelas, kamus juga dapat disertai ilustrasi.
15. Panduan (how to)
Disebut juga buku petunjuk, misalnya buku tentang beternak ayam, berkebun kelapa sawit, kiat memperoleh dan kiat menjalani beasiswa di luar negeri, dan sebagainya.
16. Atlas
Kumpulan peta yang disatukan dalam bentuk buku. Selain dalam bentuk buku, atasl juga ditemukan dalam bentuk multimedia, misalnya Google Earth. Atlas dapat memuat informasi geografi, batas negara, statisik geopolitik, sosial, agama, serta ekonomi.
17. Ilmiah
Buku yang disusun berdasarkan kaidah keilmiahan. Misalnya, buku yang disusun berdasarkan hasil penelitian dan disampaikan dalam bahasa ilmiah.
18. Teks
Sederhananya adalah buku pelajaran, diktat, modul.
19. Mewarnai
Buku jenis ini identik dengan buku anak-anak, isinya biasanya berupa garis-garis yang membentuk gambar. Fungsinya, adalah membantu anak-anak untuk belajar mewarnia objek. sumber : http://hilmo22.wordpress.com/2008/09/09/my-destiny/

Minggu, 26 Agustus 2012

Jual Beli yang diharamkan Islam


Oleh : Muhammad bin Ibrahim


Islam membolehkan segala sesuatu yang membawa kebaikan, berkah, dan manfaat yang dibolehkan, dan mengharamkan sebagian jual beli dan golongan, karena pada sebagiannya terdapat jahalah (ketidak-tahuan) dan penipuan, atau merusak pasar, atau menyesakkan dada, atau kepalsuan dan kebohongan, atau bahaya terhadap badan, akal dan semisalnya yang menyebabkan sifat dendam, pertikaian, pertengkaran, dan bahaya. Maka diharamkan jual beli tersebut dan hukumnya tidak sah, di antaranya adalah:
1. Jual beli mulamasah (sentuhan): seperti penjual berkata kepada pembeli, umpamanya: pakaian apapun yang kamu sentuh, maka ia untukmu dengan harga sepuluh. Ini adalah jual beli yang rusak karena adanya ketidak tahuan dan penipuan.
2. Jual beli munabadzah (lemparan): seperti pembeli berkata kepada penjual: pakaian manapun yang engkau lempar kepadaku, maka ia untukku dengan harga sekian. Ini adalah jual beli yang rusak (tidak sah), karena adanya ketidaktahuan dan penipuan.
3. Jual beli hashah (lemparan batu): seperti penjual berkata, 'Lemparkanlah batu ini, maka benda apapun yang kejatuhan batu itu, maka ia untukmu dengan harga sekian. Ini termasuk jual beli yang rusak karena adanya ketidak tahuan dan penipuan.
4. Jual beli najsy: yaitu menaikan harga komoditi (yang dilakukan) oleh orang yang tidak ingin membelinya. Ini adalah jual beli yang diharamkan, karena mengandung godaan kepada para pembeli yang lain dan penipuan kepada mereka.
5. Penjualan oleh orang kota kepada orang desa: yaitu simsar (perantara, broker), yang menjual komoditi lebih mahal daripada harga saat itu. Jual beli ini tidak sah, karena mengandung mudharat dan penekanan terhadap manusia, akan tetapi bila penduduk desa yang datang kepadanya dan meminta darinya agar menjual atau membeli untuknya maka tidak apa-apa.
6. Menjual komoditi sebelum menerimanya hukumnya tidak boleh, karena membawa kepada permusuhan dan perbatalan secara khusus apabila ia (penjual) melihat bahwa yang membeli akan mendapat keuntungan padanya.
7. Jual beli 'inah: yaitu menjual suatu komoditi secara bertempo, kemudian ia (penjual) membelinya lagi darinya (pembeli) dengan harga yang lebih murah secara kontan. Maka tergabunglah di dalamnya dua jual beli dalam satu transaksi. Jual beli ini haram dan batil, karena ia adalah sarana menuju riba. Jika ia membelinya setelah menerima harganya, atau setelah berubah sifatnya, atau dari selain pembelinya, hukumnya boleh.
8. Penjualan seseorang atas penjualan saudaranya: seperti seseorang membeli suatu komoditi dengan harga sepuluh, dan sebelum selesai pembelian, datanglah orang lain seraya berkata, 'Aku menjual kepadamu barang yang sama dengan harga sembilan atau lebih murah dari harga yang engkau beli darinya,' dan sama juga pembelian, seperti seseorang berkata kepada orang yang menjual suatu komoditi dengan harga sepuluh (10), 'Aku membelinya darimu dengan harga lima belas (15),' agar orang pertama pergi dan menyerahkannya untuknya. Jual beli ini haram, karena mengandung mudharat kepada kaum muslimin dan mengobarkan kemarahan kepada yang lain.
9. Jual beli setelah panggilan (azan)yang kedua pada shalat Jum'at, hukumnya haram dan tidak sah, demikian pula semua transaksi.
10. Setiap yang haram, seperti arak, babi, patung, atau sarana kepada yang haram, seperti alat-alat musik, maka menjual dan membelinya hukumnya haram.
Termasuk jual beli yang diharamkan: jual beli hablul-habalah, jual beli malaqiih, yaitu sesuatu yang ada di perut induknya (ibunya), jual beli madhamiin, yaitu sesuatu yang ada di sulbi yang jantan, dhirab unta dan 'asab pejantan.
Dan diharamkan jual beli anjing, kucing, uang hasil pelacuran, hadiah untuk dukun, jual beli yang tidak diketahui, jual beli yang mengandung penipuan, jual beli yang tidak mampu menyerahkannya seperti burung yang terbang di udara, jual beli buah sebelum nyata baiknya, dan semisal yang demikian itu.
Apabila membeli secara bersama-sama (komunal) di antara dia dan orang lain, niscaya sah pada bagiannya, dan bagi pembeli boleh memilih jika ia tidak mengetahui keadaan.