Sabtu, 07 Mei 2011

Tahapan Iqamatul Hujjah


Oleh : Abu Aisyah 


Sikap egois dan merasa benar sendiri sering kali menjadi pemicu utama mudahnya seseorang men-cap orang lain sesat. Bisa jadi seseorang akan menganggap dirinya berada dalam kebenaran, padahal tidak ada dalil atau alasan yang bisa dijadikan pijakan. Sikap seperti ini jelas dicela dalam Islam. Lihatlah salah satu firman Allah ta'ala dalam kitabNya yang mulia :
يَاأّيُّهَا الّذِينَ ءَامَنُوا لاَيَسْخَرْ قَوْمُُ مِّن قَوْمٍ عَسَى أَن يَكُونُوا خَيْرًا مِّنْهُمْ وَلاَنِسَآءُُ مِّن نِّسَآءٍ عَسَى أَن يَكُنَّ خَيْرًا مِّنْهُنَّ
Hai orang-orang yang beriman, janganlah sekumpulan orang laki-laki merendahkan kumpulan yang lain, boleh jadi yang ditertawakan itu lebih baik dari mereka. Dan jangan pula sekumpulan perempuan merendahkan kumpulan lainnya, boleh jadi yang direndahkan itu lebih baik. QS Al-Hujurat : 11.
Syaikh Abdurrahman As-Sa'di menafsirkan ayat ini dengan menyatakan bahwa ayat ini berbicara tentang hak-hak sesama muslim yaitu agar tidak saling merendahkan atau mencela dengan berbagai ungkapan perkataan atau perbuatan yang menyakiti muslim lainnya, hal ini dilarang karena hukumnya haram.
Ayat ini secara umum memang berbicara tentang larangan bagi kita agar tidak mudah mencela atau merendahkan muslim lainnya. Apalagi sampai menuduh seseorang itu sesat, diperlukan adanya tahapan-tahapan ilmiah untuk menuduh atau menyatakan bahwa seseorang atau suatu kelompok itu sesat.
Tahapan-tahapan ilmiah tersebut disebutkan oleh para ulama kita, di antara tahapan-tahapan tersebut adalah :
  1. Penyampaian secara ilmiah tentang kesalahan-kesalahan atau kesesatan-kesesatannya.
  2. Hendaknya orang yang menyampaikan tersebut adalah ulama Rabbani yang paham dengan dien Islam.
  3. Nasehat dan iqamah al-hujjah tersebut tidak dikarenakan dendam atau hawa nafsu.
  4. Bukan untuk menjatuhkan akan tetapi upaya saling menasehati sesama muslim.
Dengan ditegakkannya hujjah ini diharapkan setiap orang atau kelompok yang menyimpang akan mendapatkan nasehat dari saudaranya muslim.    

Tidak ada komentar:

Posting Komentar

Please Uktub Your Ro'yi Here...